Sabtu, 28 Februari 2009

Keraguan Hati

Lembayung senja menyibak tirai malam
sunyi merayap mengusik sedihku
pilu dalam dekapan rindu
cinta yang membuat jiwa dahaga
namun raga tak berdaya

Ku coba berdiri menatap langit
ketika sang bintang timbulkan harapan
dan ku terduduk berpeluk lutut
saat matahari keringkan mimpi semalam

dalam diam hatiku berontak
berteriak tak mengerti
mengapa cinta selalu berpihak
bukankah cinta milik sesama?

logika hanya pandai berfilsafat
tak peduli dengan hatiku yg sekarat
menahan rindu yg selama ini terkekang
oleh keadan dan keterbatasan

entah pada siapa sedih ini kuungkapkan
entah dengan apa perih ini kulukiskan
tak terasa butiran bening dari sudut mata kembali jatuh
kepangkuan sang malam...

Sumber: antologi.net

0 komentar:

Poskan Komentar